Pasukan elit Satuan Brimob Polda Jawa Barat dikerahkan dalam operasi kemanusiaan skala besar untuk mengevakuasi korban bencana tanah longsor yang melanda Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Sabtu (24/1/2026).
Di bawah guyuran hujan dan kondisi tanah yang masih labil, personel SAR Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Jabar bergerak cepat menyisir material longsor guna mencari puluhan warga yang dilaporkan masih tertimbun.
Misi Kemanusiaan di Medan Berat
Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H., mengungkapkan bahwa tim SAR Brimob menghadapi tantangan luar biasa di lapangan. Curah hujan yang masih tinggi serta kontur tanah yang rawan longsor susulan menuntut profesionalisme tinggi dalam proses penyelamatan.
“Personel SAR Brimob menghadapi medan yang cukup berat dan tanah yang sangat labil. Meski demikian, upaya pencarian tetap dilakukan secara maksimal. Keselamatan korban dan personel menjadi prioritas utama dalam operasi ini,” ujar Kombes Pol. Hendra.
Data Terkini: 83 Warga Masih dalam Pencarian
Hingga Sabtu siang, data sementara mencatat dampak kerusakan yang cukup masif. Sebanyak 31 unit rumah warga luluh lantak diterjang material tanah. Dari total 117 warga terdampak, tercatat Meninggal Dunia: 7 orang, Luka-luka: 3 orang (telah dievakuasi ke RS) ,Selamat: 24 orang, danHilang/Dalam Pencarian: 83 orang.
Sinergi lintas instansi antara Brimob, TNI, BPBD, Basarnas, serta relawan terus diperkuat untuk mempercepat penyisiran di titik-titik yang diduga menjadi lokasi tertimbunnya warga.
Komitmen Dansat Brimob Jabar
Komandan Satuan Brimob Polda Jawa Barat, Kombes Pol. Donyar Kusumadji, S.I.K., menyampaikan duka cita mendalam bagi para korban. Ia menegaskan bahwa Brimob akan mengerahkan seluruh kemampuan terbaiknya hingga misi selesai.
“Kami terus bersinergi dengan seluruh unsur terkait. Personel SAR Brimob Polda Jabar tidak akan berhenti hingga seluruh korban ditemukan. Ini adalah pengabdian kami demi kemanusiaan dan keselamatan masyarakat,” tegas Kombes Pol. Donyar.
Beliau juga mengimbau warga di sekitar lokasi untuk tetap waspada dan mengikuti arahan petugas, mengingat potensi bencana susulan masih mengintai di tengah cuaca ekstrem. Operasi SAR dipastikan akan terus berlanjut hingga seluruh korban berhasil ditemukan dan area dinyatakan aman.











Discussion about this post