Timnas futsal Indonesia telah menaklukkan Asia Tenggara. Gelar juara Piala AFF Futsal 2024 yang mengakhiri puasa 14 tahun, disusul medali emas SEA Games 2025 –emas pertama sepanjang sejarah– menjadi bukti dominasi Garuda di kawasan regional ini.
Setelah menjadi “raja” futsal di Asia Tenggara dalam dua tahun terakhir, kini saatnya tim Garuda berjaya di kancah Asia. Momentum ini didapatkan seusai timnas futsal Indonesia mencetak sejarah di Piala Asia Futsal 2026, dengan menjadi tim debutan yang akan berlaga di semifinal.
Dari 11 kali turut serta di Piala Asia Futsal, hanya dua kali Indonesia mampu lolos dari persaingan babak grup. Pertama terjadi pada 2022 di Kuwait saat terhenti di babak perempat final, dan yang kedua tahun ini dengan capaian ke babak empat besar. Hanya Indonesia wakil Asia Tenggara di semifinal Piala Asia Futsal 2026. Vietnam yang pernah menembus semifinal edisi 2016 gugur di tangan Indonesia. Finalis edisi 2022 Thailand tak mampu mengikuti jejak Indonesia, setelah mereka dihajar Irak 2-4 pada laga perempat final, sementara Malaysia gugur lebih dini karena menjadi juru kunci Grup D.
Dengan momen bersejarah ini terjadi setelah mendapatkan emas di SEA Games 2025, maka menegaskan pula futsal Indonesia sudah berkembang di jalur yang benar dalam beberapa tahun terakhir, khususnya sejak di bawah komando pelatih Hector Souto.
Di Indonesia Arena, Jakarta, Selasa, sejarah ini diukir ketika Indonesia menundukkan Vietnam 3-2 di hadapan delapan ribuan suporter. Kemenangan ini membalaskan kekalahan yang didapatkan Indonesia dari Vietnam di SEA Games 2025, yang ketika itu kalah 0-1.
Souto memang tak puas dan sedih melihat bagaimana timnya bermain di pertandingan itu. Namun, secara hasil, ini adalah kemenangan yang patut disyukuri, karena tak mudah untuk menang di saat sebuah tim tak dalam penampilan terbaik. Tak ada senyum dari wajah Souto ketika menemui awak media di mixed zone Indonesia Arena, Selasa, selepas pertandingan. “Saya tidak bisa (senyum), saya tidak bahagia (dengan performa tim),” ucap pelatih asal Spanyol tersebut. Meskipun pelatih kurang puas dengan penampilan tim, kemenangan ini tetap menjadi sejarah baru bagi futsal Indonesia.











Discussion about this post