Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) Polda Jawa Barat terus berupaya memperkuat sistem pengawasan internal dan mendorong budaya kerja yang berintegritas di lingkungan kepolisian. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah dengan menggelar sosialisasi Whistle Blower System (WBS) dan Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional – Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (SP4N-Lapor), yang dipimpin langsung oleh Kabid Propam Polda Jabar Kombes Pol Adiwijaya, S.I.K.
Kegiatan sosialisasi ini diselenggarakan dengan tujuan utama untuk menumbuhkan kesadaran di kalangan personel Polri tentang betapa pentingnya mekanisme pelaporan yang transparan dan akuntabel. Melalui penerapan WBS dan SP4N-Lapor, diharapkan setiap anggota Polri memiliki keberanian untuk melaporkan dugaan pelanggaran disiplin atau tindak penyimpangan yang terjadi di sekitarnya secara bertanggung jawab, dengan jaminan kerahasiaan identitas pelapor.
Kombes Pol Adiwijaya menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya pembenahan internal yang berkelanjutan, dengan tujuan akhir mewujudkan institusi Polri yang semakin profesional, modern, dan terpercaya di mata masyarakat. Ia menekankan bahwa WBS dan SP4N-Lapor adalah alat penting dalam membangun budaya kerja yang bersih dan tangguh terhadap segala bentuk penyimpangan.
“WBS dan SP4N-Lapor menjadi alat penting dalam membangun budaya kerja bersih dan tangguh terhadap penyimpangan. Kita ingin memastikan bahwa integritas menjadi prinsip utama yang harus dipegang teguh dalam setiap pelaksanaan tugas oleh seluruh personel Polri di Jawa Barat,” ujar Kombes Pol Adiwijaya dengan nada serius.
Lebih lanjut, Kombes Pol Adiwijaya menjelaskan bahwa WBS memberikan jaminan perlindungan kepada pelapor yang berani mengungkapkan dugaan pelanggaran atau penyimpangan. Identitas pelapor akan dirahasiakan, sehingga mereka tidak perlu khawatir akan adanya tindakan intimidasi atau pembalasan dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
Sementara itu, SP4N-Lapor merupakan platform pengaduan online yang terintegrasi secara nasional, yang memungkinkan masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan pengaduan terkait pelayanan publik, termasuk pelayanan kepolisian. Dengan adanya SP4N-Lapor, diharapkan masyarakat dapat lebih mudah berpartisipasi dalam mengawasi kinerja Polri dan memberikan masukan yang konstruktif untuk perbaikan.
Dengan digencarkannya sosialisasi WBS dan SP4N-Lapor ini, Bid Propam Polda Jabar berharap dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih transparan, akuntabel, dan berintegritas di lingkungan Polri. Hal ini sejalan dengan komitmen Kapolri untuk mewujudkan Polri yang Presisi (Prediktif, Responsibilitas, Transparansi, Berkeadilan) dan semakin dicintai oleh masyarakat.










