Jajaran Polres Cimahi mengambil langkah preventif dan tegas demi menjamin keamanan serta kenyamanan masyarakat menjelang pergantian tahun 2025 ke 2026. Kepolisian secara resmi melarang penggunaan kembang api, petasan, hingga aksi konvoi kendaraan di seluruh wilayah hukum Polres Cimahi, yang mencakup Kota Cimahi, Kabupaten Bandung Barat, dan Kecamatan Margaasih.
Kapolres Cimahi, AKBP Niko Adi Putra, menegaskan bahwa kebijakan ini merupakan komitmen nyata Kepolisian dalam menjaga ketertiban umum dan meminimalisir risiko yang dapat membahayakan keselamatan jiwa maupun harta benda masyarakat.
Langkah pelarangan ini diambil berdasarkan hasil evaluasi keamanan, di mana penggunaan petasan dan kembang api dinilai memiliki potensi tinggi memicu musibah kebakaran serta kebisingan yang mengganggu ketenangan warga. Selain itu, pelarangan konvoi kendaraan dan penggunaan knalpot bising bertujuan untuk mencegah terjadinya kemacetan parah serta gesekan antar kelompok di jalan raya yang kerap terjadi pada malam perayaan.
Dalam pelaksanaannya, Polres Cimahi bersinergi erat dengan Pemerintah Kota Cimahi, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat, serta unsur TNI dari Kodim 0609 Kota Cimahi. Upaya kolaboratif ini dilakukan melalui pemantauan ketat di sejumlah ruas jalan utama dan titik-titik keramaian.
“Kami mengimbau masyarakat untuk merayakan tahun baru secara sederhana, tertib, dan tidak berlebihan. Hindari kerumunan yang terpusat di satu lokasi demi menjaga situasi tetap terkendali,” ujar Kapolres, Senin (29/12/2025).
Sebagai alternatif perayaan yang lebih positif dan bermakna, Polres Cimahi bersama Forkopimda dan para pemuka agama menginisiasi kegiatan zikir bersama. Pendekatan ini diharapkan dapat mengalihkan fokus masyarakat dari aktivitas hura-hura di jalanan menuju kegiatan yang lebih reflektif dan religius.
Setelah kegiatan ibadah dan doa bersama usai, pihak kepolisian mengajak seluruh warga untuk segera kembali ke kediaman masing-masing dan merayakan pergantian tahun dengan penuh kehangatan bersama keluarga tercinta. Langkah ini dipandang sebagai cara terbaik untuk memastikan tahun baru dimulai dengan suasana yang penuh kebahagiaan dan keamanan bagi seluruh lapisan masyarakat.









