Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) meluncurkan layanan konsultasi khusus bagi Polwan, sebagai upaya serius institusi dalam menjaga kesejahteraan mental dan profesionalisme anggotanya. Langkah ini diinisiasi untuk mengatasi tekanan pekerjaan, ekspektasi masyarakat, serta tanggung jawab ganda yang kerap dihadapi Polwan.
Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, mengatakan layanan ini menyediakan ruang aman dan dukungan psikologis, memastikan Polwan dapat menjalankan tugas dan kehidupan pribadi secara optimal.
“Tujuan Pelayanan Konsultasi Polwan yaitu untuk mewujudkan Polwan yang tangguh, profesional, dan sehat secara mental maupun emosional… [serta] menciptakan budaya kerja yang inklusif, suportif, dan responsif terhadap kebutuhan Polwan,” ujar Kombes Hendra, Senin (20/10).
Layanan konsultasi ini dinilai sangat penting, bukan sekadar ruang curhat, melainkan wadah profesional untuk membantu Polwan mengelola stres, mencegah burnout mental, dan mempertahankan semangat pengabdian.
Diharapkan, dengan adanya dukungan ini, Polwan mampu Menjaga stabilitas emosi sehingga memberikan pelayanan dengan sikap tenang dan empatik. Meningkatkan daya tahan psikologis dalam menghadapi situasi kerja yang berat, seperti penanganan konflik dan kriminalitas. Membangun kepercayaan diri dan citra positif di mata masyarakat.
Pakor Polwan Polda Jabar, AKBP Wiwik Indrawati, menambahkan bahwa pelayanan ini adalah investasi strategis bagi Polri.
“Mewujudkan pelayanan prima kepada masyarakat dimulai dari individu Polwan yang sejahtera secara mental dan emosional,” tegas AKBP Wiwik.
Layanan konseling ini juga bertujuan menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan harmonis, di mana Polwan yang merasa dihargai akan memiliki loyalitas, motivasi, dan empati yang lebih tinggi dalam menjalankan tugasnya sebagai wajah utama institusi kepolisian di masyarakat.










