Bandung, Jawa Barat – Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, menjadi saksi kesiapan ribuan personel gabungan dalam mengamankan pertandingan sepak bola Piala Presiden 2025. Pada Jumat (4/7/2025), Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Garuda Lodaya 2025. Apel ini menandai siap siaganya Polri, TNI, dan instansi terkait lainnya dalam menjaga kelancaran dan keamanan pertandingan yang akan berlangsung dari tanggal 4 hingga 14 Juli 2025.
Irjen Pol. Rudi Setiawan menekankan bahwa apel ini bertujuan untuk mengecek kesiapan personel, perlengkapan, dan koordinasi antar instansi sebelum operasi dimulai. Pertandingan Piala Presiden 2025 akan diselenggarakan di dua stadion utama (Stadion Gelora Bung Karno di Jakarta dan Stadion Si Jalak Harupat di Bandung) serta tiga lapangan latihan. Potensi gangguan keamanan seperti bentrok antar suporter, perusakan fasilitas umum, dan kerusuhan menjadi perhatian serius.
Operasi Garuda Lodaya 2025 akan melibatkan 2.632 personel gabungan, terdiri dari 881 personel Polda Jabar, 325 personel Polrestabes Bandung, 889 personel Polresta Bandung, 50 personel Polres Cimahi, dan 390 personel dari TNI dan instansi terkait.

Pada kesempatan tersebut, Kapolda Jabar mengingatkan seluruh personel untuk melaksanakan tugas secara profesional dan humanis, mengutamakan keselamatan, serta menghindari tindakan kontra produktif dan arogan.
“Saya minta seluruh personel bertanggung jawab menjaga nama baik Jawa Barat,” tegas Irjen Pol. Rudi Setiawan.
Ia menambahkan bahwa keberhasilan pengamanan Piala Presiden 2025 akan memberikan pesan positif bagi Indonesia di kancah internasional karena acara ini diikuti beberapa negara. Oleh karena itu, kekompakan dan kerjasama antar satuan sangat penting untuk mencapai kesuksesan pengamanan bersama.










